Jelang Nyepi, Pura di Pati Jadi Ruang Kerukunan
Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi 2026, umat Hindu di Kabupaten Pati menerima kunjungan silaturahmi atau simakrama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pati di Pura Kertha Buana Pati, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat kerukunan lintas agama sekaligus memperkuat semangat toleransi di tengah masyarakat Pati. Rombongan FKUB Pati dipimpin oleh Ketua FKUB Ahmad Manhajussidad Shonhaji bersama sejumlah tokoh agama dan perwakilan pemerintah daerah. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua PHDI Pati, I Ketut Tutut, bersama umat Hindu Pati yang hadir di Pura Kertha Buana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan unsur pemerintah dan tokoh daerah, di antaranya Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Pati Niken Tri Meiningrum, Kepala Kantor Kementerian Agama Pati Ahmad Syaiku, serta Kapolresta Pati Jaka Wahyudi yang diwakili oleh Kasat Binmas Polresta Pati Kompol Sunar. Hadir pula Pimpinan Baznas Pati Sunarwi yang turut mendukung kegiatan kerukunan lintas agama tersebut. Bagi umat Hindu Pati, kunjungan simakrama menjelang Nyepi ini menjadi bentuk perhatian dan kebersamaan dari berbagai unsur masyarakat. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak ketika para tokoh agama dan umat saling berdialog serta berbagi pesan persaudaraan.
Ketua PHDI Pati I Ketut Tutut menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan FKUB Pati bersama para tokoh lintas agama dan pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Kabupaten Pati mampu menjaga kerukunan umat beragama dengan baik. Sementara itu, Ketua FKUB Pati Ahmad Manhajussidad Shonhaji menegaskan bahwa silaturahmi lintas agama merupakan bagian penting dalam menjaga harmoni sosial. Dengan saling mengunjungi dan berdialog, masyarakat dapat memperkuat rasa saling menghormati serta membangun kehidupan yang damai.
Melalui simakrama ini, umat Hindu Pati berharap semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama terus terjaga, khususnya menjelang Hari Raya Nyepi. Nilai persaudaraan, saling menghargai, dan hidup rukun menjadi fondasi penting bagi terciptanya masyarakat Pati yang damai dan harmonis dalam keberagaman. Kerukunan yang terjalin di Kabupaten Pati diharapkan dapat menjadi contoh bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan secara damai. Justru dari keberagaman itulah lahir kekuatan persatuan dan kedamaian.
#Nyepi2026 #FKUBPati #UmatHinduPati #KerukunanUmatBeragama #PatiRukunDamai
1. I Gusti Putu Suardika
2. I Ketut Tutut
3. I Wayan Wira Permadi
4. Ibu Putu Rai/ I Gusti Bagus Aryana Putra / Puput
5. I Gusti Made Aditya San Adinata (Adek)
6. Kadek Wiratni Pratiwi
7. Ni Made Nami Krisnayanti
8. Putu Rian
9. Nyoman Suandia
10. Putu Suarsana
11. Komang Udrayana
12. Gusti Ayu Nyoman Yulia Sita Dewi (Lia dan Eka)
13. Widi (Ibu Tukinah)
14. Ni Gusti Putu Padmi
15. Ni Gusti Ayu Paramitha Putri Mawarwati
16. Ni Gusti Made Ayu Widhiasih Permatasari
17. Komang Sandra Murti
18. Gede Suardana
19. Mangku Nengah Techel beserta Wayan Dedy & Made Satria
20. Filla Agustika
21. Eva Silviadi / Komang Karisma
1. Endang Susianti
2. Ida Bagus Mega Saskara
3. Rina Erfiana

Komentar
Posting Komentar