Umat Hindu Pati Dukung Gerakan Cegah Stunting: Dari Ajaran Suci Menuju Generasi Sehat dan Berkualitas

Pati, 6 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Pati melalui Sekretariat Daerah menggelar kegiatan Diseminasi “Mencegah Stunting, Meningkatkan Kualitas Hidup Perspektif Lintas Agama” bertempat di Ruang Rapat Pragolo Setda Kabupaten Pati. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas agama, organisasi perempuan, serta instansi terkait. Dari unsur umat Hindu, hadir Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Pati sebagai wujud dukungan nyata terhadap program nasional pencegahan stunting.

Acara ini menghadirkan Deni Herbyanti, seorang psikolog dan fasilitator kesehatan keluarga dari RSUD Suwondo, dengan materi berjudul “Cegah Stunting dari Hati.” Beliau menekankan pentingnya kolaborasi lintas agama dalam membangun kesadaran bersama mengenai gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, serta pola hidup bersih dan sehat. “Pencegahan stunting bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga tentang kasih, empati, dan tanggung jawab moral antarumat manusia,” ujar Deni Herbyanti dalam paparannya.

Kontribusi Umat Hindu dalam Pencegahan Stunting

Umat Hindu melihat isu stunting sebagai panggilan dharma untuk menjaga keseimbangan hidup. Dalam ajaran Manava Dharmasastra III.70 disebutkan:

Śarīramādyaṃ khalu dharmasādhanam

Tubuh adalah sarana utama untuk melaksanakan dharma.

Ajaran tersebut menegaskan bahwa menjaga kesehatan tubuh sejak dini, termasuk bagi ibu hamil dan anak-anak, merupakan bagian dari kewajiban spiritual seorang umat Hindu. Melalui konsep Tri Hita Karana, pencegahan stunting juga dapat diwujudkan dalam tiga harmoni kehidupan:

- Parahyangan – memohon anugerah kesehatan melalui persembahyangan dan yadnya tulus ikhlas.

- Pawongan – saling peduli dan membantu keluarga yang membutuhkan asupan gizi.

- Palemahan – menjaga kebersihan lingkungan, air, dan pangan agar sumber kehidupan tetap suci.

Nilai-nilai Hindu mengajarkan kasih tanpa batas (ahimsa) dan kejujuran (satya) sebagai dasar membangun keluarga sehat dan bahagia. Umat Hindu siap bersinergi dengan semua agama dan lembaga untuk ikut menurunkan angka stunting di Pati sebagai bagian dari bakti kepada masyarakat dan Ibu Pertiwi. 

Melalui kegiatan lintas agama ini, diharapkan muncul gerakan bersama dalam keluarga, komunitas, dan rumah ibadah untuk membangun kesadaran tentang pentingnya gizi, kebersihan, dan kesejahteraan anak-anak Indonesia. PHDI Pati berkomitmen untuk terus mendukung edukasi kesehatan, sosialisasi gizi keluarga, serta menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat berlandaskan dharma.

“Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Emas Tanpa Batas — dari hati yang tulus dan penuh kasih.”


#CegahStuntingDariHati #TriHitaKarana #UmatHinduPati #PHDIPati 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abhiseka Candi Prambanan 2025: Kebangkitan Bhakti & Warisan Hindu Nusantara

Jelang Nyepi, Pura di Pati Jadi Ruang Kerukunan